Tour Pantai Tarimbang | tukang jalan

Hello Travelers! Jangan Ngaku Petualang Sejati Kalau Belum ke Pulau Cinta di Kalimantan Selatan Ini

Pulau Cinta yang memiliki luas sekitar 500 h terletak di Dsa. Teluk Aru, Kec. Pulau Laut Kepulauan, Kab. Kotabaru, Prov. Kalimantan Selatan. Pulau ini tak berpenghuni dan tak memiliki pantai. Di dalamnya hanya terdapat pepohanan rindang dan bebatuan besar. Meski demikian, pulau ini tetap mampu menarik hati para wisatawan, terlebih bagi mereka yang tengah kasmaran.


Namun, tak jauh dari situ, terdapat sebuah tempat berpenghuni bernama Teluk Aru. Tempat tersebut dihuni oleh suku Bugis dan Mandar. Di Teluk Aru ini ada sebuah ritual atau adat unik yaitu ritual tentang jodoh bernama Malasuang Manu.
Wisata yang satu ini memang terkenal dengan keromantisannya, tak heran bila tempat ini kerap dijadikan destinasi bagi mereka yang ingin memadu kasih. Bagaimana tidak, lokasinya memang indah, memesona dan membuat hati damai. Penasaran seperti apa keindahannya? Yuk simak ulasannya sama-sama, khususnya buat kamu yang tengah dilanda bunga-bunga asmara.

Sebelum Explore, Kita Cek Dulu Yuk Asal Usul Pulau Cinta

Taukah nggak sich, kenapa obyek wisata yang satu ini dinamakan Pulau Cinta? Hayoo.. ada yang tahu jawabannya nggak nih? Hmmm.. Oke deh, daripada nunggu lama, yuk kita cari tahu aja jawabannya sama-sama.
Jadi begini, dinamakan pulau Cinta karena pulau ini sering dimanfaatkan penduduk setempat untuk mencari cinta. Bahkan tempat ini juga kerap dijadikan tempat riitual untuk mengukuhkan jodoh bagi mereka yang sedang memadu cinta, ritual tersebut dikenal dengan nama Malasuang Manu. Ritual Malasuang Manu ini sudah menjadi adat dari masa ke masa.
Ritual Malasuang Manu diwajibkan bagi mereka yang ingin atau sudah mendapatkan jodoh atau pasangan. Bagi mereka yang sudah mendapatkan pasangan, biasanya mereka berikrar akan tetap saling mencinta dan saling setia sampai mati. Bagi yang ingin mendapatkan pasangan, mereka memita agar dimudahkan jodohnya. Ritual tersebut biasanya dilakukan di sebuah batu bernama Batu Jodoh yang terletak Kecamatan Pulau Laut Selatan, Teluk Aru.
Setelah ikrar diucapkan, dilanjutkkan dengan melepaskan sepasang ayam (jantan dan betina) di Pulau Cinta, sekitar 30 menit saja dari Teluk Aru. Setelah melepaskan sepasang ayam jantan dan dilanjutkan lagi dengan menggelar ritual mengikatkan sebuah tali bisa berupa akar pohon, palstik rafia atau pita warna-warni di ranting dan dahan pohon yang tumbuh di permukaan batu-batu besar.
Bila setelah menggelar ritual tersebut keinginannya tercapai, mereka akan melakukan syukuran dengan kembali menyambangi Pulau Cinta menggunakan perahu yang sudah dihiasi kain maupun kertas berwarna-warni. Dalam selamatan tersebut, biasanya mereka akan menyajikan menu-menu makanan khusus beberapa diantaranya yaitu sanggar (pisang goreng) dan minuman teh panas.
Setelah sampai di pulau Cinta, mereka akan melepas kembali tali yang dulu pernah dikaitkan pada ranting , untuk kemudian disimpan sebagai bukti bahwa keinginannya sudah dikabulkan oleh Sang Maha Pencipta, dan berharap semoga menjadi pasangan yang samawa (sakinah, mawaddah wa rohmah).

Apa saja fasilitas yang ada di Pulau Cinta?

Fasilitas yang terdapat di Pulau Cinta belum terlalu lengkap, hanya teradapat bebrapa warung kecil yang menyediakan cemilan-cemilan ringan.Jadi sebaikanya bawa perbekalan makanan yang cukup dari rumah jika ingin berkunjung kesini. Dan bagi yang ingin menginap, disini belum ada tempat menginap. Tapi buat kamu yang suka camping, kamu bisa mendirikan tenda. Seperti ini pulau ini memang disediakan untuk mereka yang menyukai camping.

Terus Gimana nih Akses menuju Pulau Cinta

Buat kamu yang tertarik mengunjungi tempat ini, kamu bisa melalui jalur darat. Kalau kamu dari Banjarmasin, kamu bisa menggunakan bus dari Terminal Induk km 6 menuju Terminal Stagen Kotabaru, tarif Rp120.000/orang.
Buat kamu yang ingin menggunakaan jalur udara, kamu bisa menggunakan pesawat terbang dari Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarbaru menuju Bandar Udara Stagen Kotabaru. Harga tiket sekitar Rp 400.000 sampai Rp 600.000 per orang.
Setelah tiba, kamu langsung menuju Lontar menggunakan angkutan kota, dilanjutkan dengan menyebrang ke Tanjung Kunyit dengan memanfaatkan kapal kapal nelayan, tarif Rp 150.000/10 orang. Dari Tanjung Kunyit lanjutkan perjalanan kamu menuju Teluk Aru. Dari teluk Aru langsung meluncur menggunakan kapal ke Pulau Cinta dengan tarif Rp175.000.
Hal-hal mengasikan yang bisa dilakukan di Pulau Cinta
1. Menyapa Warga Bugis dan Warga Mandar yang Ramahnya Kebangetan.
Hal mengasikan pertama yang bisa kamu lakukan selain menikmati keindahan alam Pulau Cinta yaitu menyapa warga Bugis dan warga Mandar yang ramahnya kebangetan abis. Mereka tak pernah sungkan menyambut para wisatawan yang datang, mereka sudah menganggap para wisatawan adalah bagian dari keluarga mereka. Percaya deh, berkenalan dengan mereka pasti sangat menyenangkan dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.
2. Mengakrabi keindahan bawah lautnya dengan snorkeling dan diving.
Setelah menyapa warga Bugis dan warga Mandar, aktifitas mengasikan selanjutnya yaitu diving dan snorkeling. Yup, kegiatan ini merupakan kegiatan wajib yang tidak boleh sampai terlewatkan saat berkunjung ke Pulau Cinta. Jadi, buat kamu yang ngaku pecinta olahraga snorkeling atau diving, tempat ini bisa banget nih masuk list destinasi pilihan kamu. Sambil diving, kamu juga bisa nih foto-foto bareng ikan-ikan lucu karang-karang, dan beberapa biota lautnya lainnya.
3. Menghabiskan sore dengan menikmati sunset
Setelah puas dengan kegiatan diving dan snorkeling, kamu bisa lanjutkan dengan menikmati keindahan pulau cinta dengan berjalan-jalan santai. Dan jangan sampai melewatkan sunset di tempat ini. kenapa? sebab, sunset di tempat ini cantik sekali. Buat kamu para pecinta potografi, panorama sunset disini wajib banget diabadikan. Benar-benar lukisan Tuhan yang Maha Mengagumkan.
4. Camping Ceria
Buat kamu yang tertarik ingin mengahabis malam di Pulau Cinta, kamu bisa kok menginap. Karena disini belum tersedia tempat penginapan atau hotel, kamu bisa mendirikan tenda alias camping ceria. Dengan mendirikan tenda, kamu bisa lebih akrab dengan alam. Kamu bisa langsung menikmati langit lepas yang dihiasi ribuan bintang bertebaran. Milky way disini juga terbilang sangat ciamik sekali. Jadi buat kamu para pecinta potografi, menghabiskan malam disini dijamin deh seru dan mengasikan. Dengan catatan saat sedang tidak musim hujan. Jadi, disarankan jika ingin berkunjung kesini setelah bulan februari atau saat sedang musim kemarau.
5. Beruburu Foto-foto eksotis dan ciamik
Nah, kegiatan selanjutnya yang sangat haram ditinggalkan adalah foto-foto. Yup, kegiatan foto-foto ini tentu saja tidak boleh terlewatkan. Pemandangan disini itu epic banget, semacam di dunia fantasi gitu, semacam taman firdaus gitu. Bebatuan besar yang berjejer bak bebukitan mungil, di atasnya ditumbuhi pepohonan hijau, lautan dengan airnya yang bening bahkan bisa untuk bercermin, bahkan saking beningnya kamu bisa melihat keindahan bawah laut cukup dengan mata telanjang, belum lagi hembusan anginnya yang menyejukan badan. Tentu view semacam ini sangat didambakan para pecinta fotografi, kan?
Percaya deh, berada disini secamam terapi alami bagi kamu yang memang sedang patah hati atau tengah letih dengan rutinitas sehari-hari. terlebih lagi buat kamu yang sedang jatuh hati, tempatnya yang masih cukup sepi bisa dimanfaatkan untuk saling mengakrabkan diri. So, tunggu apalagi, yuk ah buruan datang kesini.
Pulau Cinta, dari namanya saja sudah bisa ditebak, bahwa tempat ini pasti sarat akan susasana yang syahdu nan romantis. Ya, namanya juga Pulau Cinta. Meskipun fasilitasnya belum terlalu lengkap, namun keindahan dan keasrian yang ditawarkan mampu menyihir siapapun yang datang. Selain itu, penduduk di Teluk Aru juga sangan welcome dan ramah sekali. Percaya deh, berkunjung kesini tak akan membuatmu menyesal. Banyak perlajaran berharga yang bisa kamu petik dengan berkunjung ke tempat ini, beberapa diantaranya kesederhanaan dan gotong royong.
Nah, demikianlah infromasi mengenai obyek wisata Pulau Cinta. Semoga bermanfaat. Semoga bisa menambah referensi di buku catatanmu tentang tempat wisata di Indonesia. Oke deh. Sampai di sini dulu. Selamat jalan-jalan. Tetap jaga kebersihan dan kelestarian alam sekitar ya…

Leave a Reply